Cunca Wulang : Wisata Alam Esotik

Standar

Air terjun Cunca Wulang terletak sekitar 30 kilometer dari Labuan Bajo, Ibu Kota Kabupaten Manggarai Barat, Flores. Nusa Tenggara Timur. Namanya memang belum begitu dikenal di Indonesia, tetapi siapa sangka, obyek wisata alam nan eksotik ini justru sudah banyak dikenal hingga mancanegara.

Rata-rata 150 wisatawan asing setiap bulan berkunjung ke obyek wisata yang terletak di Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Manggarai Barat. Mereka ingin melepas rasa penasaran, sekaligus membuktikan sensasi yang ditawarkan dari air terjun tersebut.

Medan jalan yang harus dilewati dari Labuan Bajo ke Warsawe, kampung yang menjadi pintu masuk ke lokasi ini, naik turun dan berkelak-kelok. Jarak tempuhnya lebih kurang satu jam. Ini memang kondisi khas jalan negara di Flores, sekaligus tentunya menjadi kenangan tersendiri, terlebih udara di Cunca Wulang juga terasa sejuk. Wilayah ini terletak di lereng Gunung Mbeliling, dengan ketinggian 1.239 meter di atas permukaan laut.

Untuk menjangkau tempat ini tak terlalu sulit. Wisatawan dapat menyewa sepeda motor sekitar Rp 100.000 atau mobil dengan biaya sekitar Rp 500.000. Jalan menuju Kampung Warsawe juga sudah beraspal, hanya memang ada sejumlah ruas jalan yang rusak.

Medan dari Warsawe ke lokasi masih dalam bentuk jalan tanah sepanjang satu kilometer.

Dari kampung itu, kita akan melewati sejumlah perkebunan milik warga, yang ditanami komoditas seperti kemiri, kopi, dan kakao. Ada pula padi ladang, dengan pemandangan alam yang subur.

Namun, yang lebih seru, dalam perjalanan menuju air terjun Cunca Wulang, kita juga akan menyusuri hutan lebat. Pohon menjulang di kanan-kiri jalan dan rindangnya dedaunan akan memayungi tubuh kita dari terik matahari.

Dalam hutan itu juga terdapat sejumlah sarang burung gosong, satwa langka yang terkenal setia berpasangan sehidup semati. Burung ini juga banyak terdapat di kawasan Pulau Rinca, habitat komodo (Varanus komodoensis). Burung ini dikenal pula bersimbiosis dengan komodo, sebab sarangnya bisa dipakai komodo betina untuk bersarang.

Perjalanan melewati hutan lebih banyak posisi menurun. Selepas dari hutan, kita akan langsung menemukan lembah sungai dengan aliran air yang tenang dan jernih. Sungai itu dikelilingi bentangan batu alam yang memesona.

Dari lembah sungai, gaung limpasan air terjun terdengar menggelora. Untuk mendekat ke lokasi air terjun, kita perlu menyisir dari batu yang satu ke batu yang lain.

Langsung terjun

Byuurr…! Remo Luftus, wisatawan asal Swiss, langsung terjun dari tebing setinggi lima meter. Ia seperti tak bisa menahan diri lagi untuk menikmati dinginnya air terjun Cunca Wulang.

Remo dan sejumlah kawannya dari Swiss berwisata ke Indonesia dan salah satu destinasi yang dipilih adalah Manggarai Barat. Di kabupaten ini, selain ingin menonton komodo, mereka juga memilih ke Pulau Seraya dan Cunca Wulang.

”Tempat ini indah. Airnya segar sekali. Kedalamannya mungkin sekitar empat meter,” kata Remo setelah membuktikan berenang di Cunca Wulang.

Dalam bahasa setempat, cunca berarti ’air terjun’, dan wulang berarti ’bulan’. Konon ada yang mengatakan, bentuk air terjun ini seperti bulan.

Yang unik, di air terjun ini terdapat ngarai, lembah sungai yang diapit oleh tebing raksasa. Air sungai terpancar dari puncak tebing berwarna jernih kehijauan. Asyiknya, pengunjung dapat melompat dari tebing, terjun ke sungai untuk berenang. Segala kepenatan dalam perjalanan dari Labuan Bajo dan Warsawe serasa sirna oleh kesegaran air terjun di situ.

Banyaknya wisatawan asing yang berkunjung ke Cunca Wulang juga memberikan berkah bagi warga desa. Setiap wisatawan yang datang dikenai biaya retribusi Rp 10.000 untuk kas desa dan lembaga adat setempat. ”Setiap hari selalu ada turis asing ke sini,” kata tokoh masyarakat Warsawe, Abdul Malik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s