Hilangnya Penanda Sejarah

Standar

Niat menemukan jati diri bangsa tinggal slogan, sebab yang kemudian dikembangkan adalah penanda masa kini. Jasmerah, jangan lupakan sejarah, seruan Bung Karno, hanya tinggal dalam pidato. Benarlah sebutan sinis, kita ini pengidap akut amnesia, sakit gampang lupa. Karena dominasi nafsu ekonomi, satu per satu penanda sejarah kita hancurkan.

Sementara kalau kita belajar dari negara besar, katakan maju-modern, penanda sejarah itu—membanggakan maupun memalukan—tetap lestari bersanding dengan penanda masa kini. Masa lalu, masa kini, dan masa depan bukan linier, tetapi satu kesatuan yang memperkaya, bangunan peradaban kebanggaan, roh nasionalisme yang mempersatukan negara-bangsa sebagai kebanggaan.

Mungkin bobot historisitas kantor PM Sjahrir itu tidak sepenting penanda fisik bangunan lainnya. Mungkin eksistensinya sekadar aberasi (”penyelewengan”) dari tulang punggung sejarah perjuangan sebagai bangsa merdeka. Tetapi bukankah sebagai bagian dari upaya membangun keindonesiaan, kepindahan ibu kota RI, berdirinya PDRI, dan aktivitas PM Sjahrir di kantor PTRI merupakan satu kesatuan historis? Oleh karena itu, ketika dengan ringan hati kita hancurkan rumah Bung Karno tempat upacara bendera Proklamasi Kemerdekaan RI, misalnya, satu dari ratusan hancurnya penanda sejarah yang dianggap sekadar aberasi, kita menebaskan pedang Achilles atas urat nadi eksistensi keindonesiaan.

Kita apresiasi pembentukan tim ahli cagar budaya yang terdiri atas 13 ahli pelestarian berbagai ilmu, tetapi jangan hanya berujung pada sertifikasi, sebab tidak semua kreativitas budaya bisa dikuantifikasi lewat ukuran modern.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s