Sejarah Piala Eropa

Standar

Kompetisi sepak bola Piala Eropa digagas pertama kali oleh Sekretaris Jenderal Asosiasi Sepak Bola Eropa Henri Delaunay, yang berkebangsaan Perancis dan merupakan sekjen pertama asosiasi itu. Dia telah memimpikan adanya sebuah kejuaraan sepak bola untuk negara-negara di Eropa sejak tahun 1927.

Piala Eropa 2012

Namun, baru tahun 1954, Delaunay mengajukan permohonan secara resmi kepada Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional, seusai pertemuan inaugurasi di Basel, Swiss. Ide dari kejuaraan itu adalah untuk menjadi turnamen sepak bola yang berjalan beriringan dengan Piala Dunia yang mulai bergulir tahun 1930.

Kejuaraan itu direncanakan terbuka untuk semua asosiasi di Eropa. Ada tiga anggota komite yang dipercaya untuk mewujudkan hal itu. Delaunay bersikeras bahwa kompetisi itu tidak akan membatasi jumlah peserta dan pertandingan serta tidak akan mengganggu Piala Dunia yang mengadakan kualifikasi setiap dua tahun.

Sayangnya, Delaunay tidak sempat melihat bagaimana mimpinya terwujud menjadi kenyataan. Tahun 1955, dia meninggal. Namun, rencana untuk melahirkan kompetisi itu terus berjalan dan didorong semua pihak, terutama warga Perancis.

Anaknya, Pierre Delaunay, ikut mendorong mewujudkan mimpi ayahnya. Ia bekerja sebagai jurnalis dan ikut mengawal proses pembentukan kompetisi Piala Bangsa-bangsa Eropa (European Nations Cup). Pierre Delaunay setelah itu ditetapkan sebagai Sekretaris Panitia Pelaksana Piala Bangsa-bangsa Eropa dan menyaksikan bagaimana detik-detik menjelang kompetisi yang diimpikan ayahnya mulai bersemi.

Setelah persetujuan dicapai, kejuaraan itu akan dilahirkan dan dinamai Piala Henri Delaunay. Nama itu dipilih untuk menghargai gagasan Delaunay dalam melahirkan Piala Eropa.

Di Tsentralini Lenin

Pada 29 September 1958, berlokasi di Tsentralini Lenin Stadium, Moskwa, dimulailah tahapan Piala Eropa. Saat itu, pertandingan pertama kualifikasi dimulai dengan laga antara Uni Soviet dan Hongaria. Uni Soviet berhasil menjatuhkan Hongaria dengan skor 3-1.

Pertandingan inaugurasi diikuti sekitar setengah dari anggota asosiasi negara-negara Eropa, yaitu 17 negara, lebih dari jumlah minimum yang disyaratkan. Tahap inaugurasi ini berlangsung selama 22 bulan sebelum memasuki putaran final.

Mimpi Delaunay pun menjadi kenyataan di negara asalnya, Perancis, saat final puncak kompetisi itu berlangsung pada 10 Juli 1960. Saat itu Uni Soviet bertanding melawan Yugoslavia dengan hasil 2-1. Hasil tersebut menjadikan Uni Soviet sebagai negara pertama yang tercatat dalam sejarah menjuarai Piala Eropa.

Adalah Viktor Ponedelnik, pemain Uni Soviet berusia 23 tahun, yang mencetak gol, tujuh menit sebelum pertandingan berakhir, sehingga mengubah kedudukan menjadi 2-1 untuk Uni Soviet. Lebih dari setengah abad, kejadian itu selalu diingat dalam catatan jurnalistik.

”Pertandingan dan gol yang tercipta sangat istimewa. Itu menjadi semacam klimaks di sepanjang kehidupan saya sebagai pemain,” tutur Ponedelnik.

Angka

1955

adalah tahun saat Henri Delaunay, penggagas Piala Eropa, meninggal dunia. Henri Delaunay, yang adalah Sekretaris Jenderal Asosiasi Sepak Bola Eropa pertama dan mantan Sekjen Badan Sepak Bola Perancis, memiliki ide itu sejak tahun 1927. Namun, impiannya mulai terwujud tahun 1958, tiga tahun setelah kematiannya saat dimulainya pertandingan kualifikasi. Anaknya, Pierre, yang adalah seorang jurnalis, mulai 1955 mendorong diselenggarakannya European Nations Cup.

86

86 menit dalam laga final Piala Eropa 1964 antara Spanyol dan Uni Soviet kedudukan masih 1-1. Akhirnya Marcelino Martinez menjebol gawang Uni Soviet lewat sundulannya pada menit ke-84, angka pun berubah menjadi 2-1. Pertandingan yang disaksikan 105.000 orang itu pun menjadi milik Spanyol. Momen itu tak membawa makna apa pun bagi Pemerintah Spanyol. Namun, media massa mengangkat kejadian itu menjadi berita utama sebagai kemenangan melawan komunisme.

3

tiga  kali Jerman menjadi juara Piala Eropa, yaitu pada 1972 di Belgia, 1980 di Italia, dan 1996 di Inggris. Angka itu merupakan rekor pencapaian terbesar sepanjang sejarah Piala Eropa. Jerman juga merupakan negara yang paling banyak mencapai laga final, yaitu pada 1972 di Belgia, 1976 di Yugoslavia, 1980 di Italia, 1992 di Swedia, 1996 di Inggris, serta 2008 di Austria dan Swiss. Negara lain yang juga menjadi juara lebih dari satu kali adalah Spanyol dan Perancis, yaitu masing-masing dua kali. (UTI)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s