Pluralisme

Standar

Belakangan ini sering terjadi beberapa tindak kekerasan yang mengatasnamakan agama, terutama Islam. Hal ini terlihat mulai dari gerakan radikal, terorisme, bahkan sampai tindakan premanisme. Terhadap aksi-aksi tersebut tentunya membuat kita menjadi prihatin. 

Seperti kita ketahui, bahwa agama apapun, termasuk Islam tidak mengajarkan kekerasan terhadap sesama umat manusia. Oleh sebab itu, banyak tokoh Islam sendiri meminta kepada seluruh umat muslim untuk berintrospeksi diri mengingat belakangan semakin banyak terjadi tindak kekerasan atas nama agama yang menyerang kelompok agama lain. Umat muslim harus bersikap toleran dan memahami pluralisme yang ada di negeri tercinta ini.

Umat Islam sendiri harus mulai berpikir jujur, bahwa pada kenyataannya beberapa kelompok memang ada yang tidak toleran dan tidak menyetujui adanya pluralisme. Mereka bilang damai, tapi nyatanya tidak damai.

Tindak kekerasan yang kerap dilakukan organisasi massa agama sebenarnya merupakan imbas dari kebebasan dan menyebabkan timbulnya perasaan dominan. Hasutan-hasutan juga memprovokasi kelompok-kelompok garis keras melakukan kekerasan dan mengancam kerukunan. Dengan hasutan tersebut pola pikir masyarakat terindoktrinasi sehingga muncullah fanatisme yang luar biasa.

Apalagi hal demikian didukung dengan sistem pendidikan yang tidak pluralis. Untuk mengatasi konflik-konflik antar golongan, etnis, dan agama ini, Indonesia harus mulai menggarap serius pola pendidikan yang berbasis pluralisme. Pendidikan yang ada harus toleran yang plural, damai, dan menghargai demokrasi.

Bagaimana Pikiran Anda, mari berdikusi…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s